Monday, April 5, 2010

The Freak Tale of Green Day in: Rapunzel in Drama (Part. 1)

Sekolah Joey, Kadek, dan Stella mengadakan pertunjukkan Drama Rapunzel. Selama sebulan ini, mereka sibuk sekali mempersiapkannya sehingga harus pulang dan sampai di rumah pada pukul 6 sore. Maklum, mereka bertiga berperan sebagai tokoh utama dalam drama. Joey sebagai pangeran, Kadek sebagai Rapunzel dan Stella sebagai si penyihir. Hanya Audrey yang anteng sendiri walaupun sudah menjadi murid baru di sana beberapa bulan yang lalu. Dia bertugas sebagai sie dekorasi dan background vocal.
Sayangnya, pada hari ke 21 latihan terjadi sedikit insiden. Stella tersandung papan panggung yang sedikit menganga. Dia terjatuh. Sialnya, papan tersebut ambrol dan Stellapun langsung tambah nyungsep. Kadek dan Joey yang sedang latihan dengan kaget setengah mati. Apalagi Audrey. Mereka bertiga segera mengeluarkan Stella dari lubang tersebut.
“ Eh, kamu kenapa, Stell?” Mike kaget begitu melihat putrinya pulang dengan dipapah oleh ketiga temannya
“Ayah, aku tadi nyungsep di panggung.” Dengus Stella kesal. Akibat insiden tersebut, perannya batal karena kakinya keseleo.
“ Sayang sekali, padahal kamu cocok jadi si penyihir itu,lho.” Desah Mike kecewa.
“ Ayah mengejek atau memuji?” Stella tambah kesal.
“ Ayah muji kamu, Sayang. Apapun peranmu, Ayah selalu bangga denganmu.” Mike memeluk putrinya.
Audrey maju beberapa langkah dan berhadapan dengan Mike.
“ Mike, sebenarnya ini semua salah saya. Maaf.” Sesal Audrey.
“ Gak apa-apa, Drey. Aku tahu kamu gak sengaja.” Ujar Mike tersenyum.
“ Iihhh… bukannya gitu, Mike. Gara-gara keasyikan ngobrol dengan Danny, gue maku papan panggung jadi gak bener.”
….
“ Woohhh…. Pantes aja si Stella jatuh.” Dengus Joey dan Kadek kesal siap-siap menjitak kepalanya.
Audrey segera berkelit dan ngumpet di belakang punggung Mike.
“ Wehhh… gak boleh, gitu, dong sama Tantemu sendiri. Gak sopan, tau!” kilah Audrey.
“ Stell, gue gantiin peran lo,ya.”
“ Aduh, Drey. Gue udah maafin lo. Yang salah, tuh Danny. Dia yang ngajak ngobrol duluan sama lo. Biarkan saja orang lain yang menggantikan gue.” Stella jadi gak enak ati.
“ Ayolah, Stell. Demi tebusan rasa salahku ke lo. Pleaaseee…” Audrey masang tampang melas.
Stella terdiam sejenak. Memepertimbangkan rajukan Audrey.
“ Ya, oke,deh.” Stella manggut-manggut setuju.
“ Terus yang bertugas di background vokalnya siapa?” Tanya Kadek.
“ Tenang aja, Dek. Gue punya jalan keluarnya. Kan, banyak jalan menuju Roma.” Jawab Audrey
“ Gimana,sih lo ini. Katanya mau ngegantiin peran Stella kok, lo mau ke Roma,sih?” sungut Joey.
Audrey menepak jidatnya sendiri. PLAK!
“ Joeyku sayang, gue memakai kata-kata kiasan. Itu artinya, banyak jalan keluarnya bila ada masalah yang musti dpecahkan.” Audrey menjelaskannya dengan sabar.
“ Sssttt… pacarmu itu rada-rada dudul,ya.” Bisik Stella di telinga Kadek.
“ Husss….!!! Jangan ngaco,ah.” Tepis Kadek dengan berbisik pula.
Mike cengar-cengir melihat kelakuan 4 orang remaja itu.
“Dasar anak muda.” Gumannya dalam hati.
“ Mike, besok gue pinjem studio 880,ya.”
“ Bilang ke kakakmu,dong. Diakan yang biasa ngatur di sana.” Kata Mike.
Malam harinya, Audrey menghampiri kakak kesayangannya yang sedang memasak untuk makan malam
“ Koko Sayang…..” bujuk Audrey.
Billie langsung mengenali intonasi suara adik angkatnya itu. Bertanda adiknya sedang merajuk minta mechandise Green Day secara gratis-tis-tis-tis….
“ Apalagi? Gak ada mechandise gratis buat lo. Enak aja gue ngasih gratisan. Bangkrut,tau!” Sahutnya ketus
“ Jiah, koret amat. Lagian siapa yang mau minta? Gue ke sini mau minjem studio Koko sehari aja.”
Billie yang sedang mengaduk tumisan daging sapi menolehkan kepalanya ke arah adiknya itu.
“ Buat apa? Lo pernah bilang kalo lo sendiri gak pengen terlalu terkenal karena suaramu yang ‘Wah’ itu,kan?”
Lalu, Audrey menceritakan kejadian yang dialaminya.
“ Oke, besok kita berangkat jam 9,ya.” Kata Billie setuju.
“ Ahay, Koko baik,deh. Makasih,ya.” Ucap Audrey sambil memeluk Billie.
“ Sini, biar gue yang gantian masak.”
“ Mampus! Dagingnya gosong!” seru Billie panik
Waduh!
Bersambung….

No comments: